Postingan

Ketika Makan Tak Hanya Sekadar Kenyang....

Gambar
Makan, sebuah aktivitas yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Kata makan punya banyak penjabaran dalam KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia ) hingga memakan ruang tiga halaman. Nggak percaya? Coba cek KBBI terbitan Balai Pustaka tahun 2008 halaman 860–862. Nggak punya KBBI ? Ya udah, bisa pinjam perpus, pinjam teman yang kuliah di Jurusan Sastra/Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, buka KBBI daring (dalam jaringan, online ), atau pinjam saya juga boleh. Setelah mengamatinya, saya mengambil kesimpulan bahwa ada empat makna leksikal untuk kata makan . 1) v (verba) memasukkan makanan pokok ke dalam mulut serta mengunyah dan menelannya: mereka -- tiga kali sehari ;  2) v memasukkan sesuatu ke dalam mulut, kemudian mengunyah dan menelannya: ia sedang -- pisang ; 3) v memasukkan sesuatu ke dalam mulut dan mengunyah-ngunyahnya: Nenek sedang -- sirih ; 4) v memasukkan sesuatu ke dalam mulut dan menelannya: pasien harus -- pil ( KBBI , 2008: 860–861). Jiaaah, pakai format kutip...

Cerita Gigi Bungsu Si Anak Bungsu (Bagian 5, Terakhir): Rasane Wis Embuh! (Rasanya Sudah Entah!)

Gambar
Setelah bekas luka operasi gigi saya yang kiri atas sembuh, saya dan drg. Gunawan merencanakan operasi yang keempat untuk gigi kanan atas pada 20 Maret 2015. Sengaja dipercepat karena kartu GMC saya hanya berlaku sampai 31 Maret 2015. Sehari sebelumnya, drg. Gunawan mengingatkan saya. “Mbak, besok jadi operasi?” Ya jadi laaaaah. “Jadi, Dok.” “GMC-nya sudah diurus?” “Sudah.” “Rontgennya di RSGM atau dibawa ya?” “Saya bawa, Dok.” “Besok mau jam berapa?” “Jam berapa aja, Dok. Yang penting ruangannya ada jendelanya. Hehehehe.” “Ya udah. Pagi aja biar bisa milih ruangannya. Jam 8 ya.” Oke deh! J 20 Maret 2015 Pukul 08.00 saya segera meluncur ke RSGM UGM setelah mengurus surat izin meninggalkan kantor. Mendaftar di bagian administrasi, lalu naik ke poli bedah mulut, mendaftar di bagian administrasi, lalu menunggu dipanggil. Prosedurnya masih sama. Hehehehe. Tidak lama kemudian nama saya dipanggil. Di dalam ada tiga mahasiswa profesi perawat gigi. Mereka memeriksa tekanan darah, suhu t...

Cerita Gigi Bungsu Si Anak Bungsu (Bagian 4): Please, Ini Sudah Maksimal!

Gambar
3 Maret 2015 Setelah odontektomi yang kedua, saya masih sering berkonsultasi dengan drg. Henri Mudjono lewat SMS terkait rasa kebas di dagu dan bibir yang belum juga hilang. drg. Henri meminta kepada saya untuk mengabari kalau ada perkembangan. Saya pun sekalian “curhat” tentang gigi-gigi bungsu sebelah atas yang sepertinya sudah menunjukkan gejala hampir sama, tetapi drg. Henri menyarankan untuk menunda dulu sampai dagu dan bibir saya rasanya kembali normal. Saya pun mengiyakannya karena kartu GMC saya akan habis masa berlakunya pada 31 Maret 2015 dan menunggu punya kartu BPJS Kesehatan. Tiba-tiba masuk SMS dari drg. Henri yang membuat mata belok saya yang semula sudah tertutup setengah seperti bayi-bayi Korea kembali ke bentuk semula. “GMC kok bisa habis? Kalau gitu, dipakai dalam bulan ini. Kalau BPJS, antre di Sardjito penuh banget lho, Mbak. Masih keburu kok kalau sampai 31 Maret. Dijadwal sekali di minggu ini, terus operasi berikutnya di minggu ke-4 Maret.” Apaaaaa? Baru har...